Langsung ke konten utama

Hal Menyenangkan Biasa Dilakukan Ketika Hujan Turun, Masa Kecil vs Sekarang




Nah sekarang sudah memasuki musim hujan, gue critain masa hujan gue, Walau kegiatannya beda, tapi hujan ini emang selalu menyenangkan, di masa kecil maupun sekarang.



Sebagian wilayah di Indonesia udah mulai memasuki musim penghujan. Menurut perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) musim hujan di Indonesia pada 2018/2019 bakal dimula berbeda-beda di berbagai daerah, mulai Agustus hingga Desember. Turunnya hujan ini pun kadang membuat orang bete. Sebagian orang merasa mereka nggak bisa melakukan aktivitas apapun, bahkan ada yang bilang kalo hujan itu pembawa musibah. Apalagi kalo ternyata hujannya sampai bikin banjir.Tapi ada juga yang bilang musim hujan tuh ngangenin. ngingetin kita akan beberapa hal yang sering kita lakukan waktu hujan turun saat kecil.



Saat hujan turus pas kamu masih kecil, kamu pasti penginnya keluar rumah buat ikut hujan-hujanan bareng temen-temen sekampung yang lain, sambil main bola atau kejar-kejaran. Kalo udah denger hujan terus, rasanya nggak bisa diam di dalam rumah. Makin deres hujannya, makin seru mainnya. Nggak peduli badannya kotor atau sakit, itu urusan belakang. Yang penting asyik banget.

Semoga nggak ada dari kamu yang waktu kecil suka mandi di bawah siraman air hujan ya. Menurut studi yang dilakukan oleh Evans CA, dkk terhadap air hujan, terungkap bahwa rata-rata jumlah kuman (dari berbagai jenis) yang ada di air hujan yaitu jumlahnya mencapai 1.362 bakteri per sampel air hujan lho!

Kalo ujannya turun deres banget sampe menimbulkan genangan, main perahu-perahuan dari kertas, daun, kulit buah, atau bahkan sendal jepit pun selalu jadi pilihan. Selain perahu-perahuan, biasanya kita juga main lumpur dengan nyemplung ke kubangan lumpur di sawath, rawah atau tempat iannya.

Itu dulu. Kalo sekarang, aktivitas yang dilakukan cenderung beda. Ketika hujan, suasana yang cenderung muncul adalah galau. Galau emang bakal lebih lengkap kalo turun hujan, apalagi kalo kita nangis, soalnya air mata kita nggak bakal ketahuan kecampur air hujan.




Beda ketika hujan turun, masa kecil vs sekarang



Beda dengan waktu kita dulu masih anak-anak yang cenderung mainan di luar pas hujan turun. Kalo kita udah gede, hujan bikin kita malas keluar rumah. Bawaannya nngantuk pengin tidur terus pas hujan turun. Emang sih, tidur bakal lebih nikmat 100 kali lipat kalo pas hujan, sambil dengerin musik-musik tenang yang bikin rileks. Baca buku sambil ditemani segelas susu coklat panas pun rasanya nikmat banget.

Tapi yang paling mantab dilakukan pas turun hujan, apalagi kalo udah sore-sore menjelang makan malam, enaknya ya makan mie kuah panas. Rasanya nendang banget, apalagi kalo ditambahin telor dan sayuran lainnya. Semangkok bakso panas juga enak banget! Kalo kebetulang abang tukang baksonya lewat ujan-ujan begini, buruan deh dibeli.



Musim hujan di masa kecil emang penuh kenangan. Hujan-hujanan sambil ketawa bareng temen-temen sekampung rasanya seru banget. Kalo udah dewasa gini, kayaknya udah nggak sempet deh buat main air di luar karena kesibukan pekerjaan.  Paling enak ya tidur atau menikmati semangkok mie kuah panas. Jangan lupa untuk meluangkan waktu bersama keluarga ya.


Source : Suasana Pengalaman


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Shalat Subuh Berjamaah, Yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang

?Shalat Subuh berjamaah memiliki banyak keutamaan yang luar biasa, berikut ini sebagian keutamaan yang terdapat di dalamnya: 1. Mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. ?Shalat Subuh berjamaah berpeluang mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. Sebab, aktivitas yang dilaksanakan pada waktu pagi, terlebih aktivitas wajib dan dilaksanakan berjamaah seperti shalat Subuh, telah didoakan agar mendapatkan berkah. Yang mendoakannya adalah Rasulullah shallallahualaihiwasallam: Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibn Majah) 2. Mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat. ?Kondisi pada waktu subuh umumnya masih gelap, walau dengan penerangan listrik yang ada. Namun, dengan kondisi seperti itulah justru terdapat ganjaran yang besar dari Allah Ta�ala bagi manusia-manusia yang menuju masjid buat melaksanakan shalat dengan cahaya yang sempurna di hari Kiamat kelak, dalam hadits disebutkan: ?Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu an...

SMABOY Sekolah Terbaik di Indonesia 6 Tahun Berturut Turut

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Boyolangu masih menjadi sekolah favorit . Hal itu dibuktikan dengan adanya pengumuman dari Kemendikbud berupa Daftar SMA terbaik di Indonesia. Bukan tanpa dasar Kemendikud kenapa SMAN 1 Boyolangu ini masuk sekolah terbaik di Indonesia, itu berdasarkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). SMAN 1 Boyolangu yang dikenal dengan prestasi akademiknya dan kegiatannya yang ekstra vaganza kini juga telah dibuktikan mengenai keunggulan alademiknya di Kab. Tulungagung. Sehingga bisa dikatakan SMAN 1 Boyolangu dapat mempertahankan dan kembali ke masa kejayaan yaitu "pierce in heyday". Ternyata sekolah yang kini di bawah pengelolaan Kepala Sekolah Abdul Rouf, M.Pd, adalah sekolah yang mampu mempertahankan IIUN dengan nilai 92 � 99 selama enam (6) tahun berturut-turut. Semoga tahun ini juga masih bisa berjaya. �Sudah sewarjanya jika warga Tulungagung merasa bangga dengan sekolah kita ini, karena masuk dalam daftar sekolah terbaik di Indonesia dan lulusann...

Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Penggunaan energi fosil (minyak dan gas) yang kian bertambah berbanding lurus dengan ancaman pemanasan global. Persoalan lingkungan itulah yang menjadi fokus perhatian LDII. Untuk itu, LDII mengingatkan pemerintah untuk menjalankan Paris Agreement (Kesepakatan Paris). Konferensi ini lahir dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim PBB ke-21, yang di adakan pada 30 November - 12 Desember 2015. LDII perlu mengingatkan pemerintah, karena pada 31 Oktober 2016, Indonesia berkomitmen terhadap Paris Agreement dan meratifikasinya untuk membuat UU No. 16 Tahun 2016 Tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim). Ratifikasi ini mengharuskan Indonesia menggunakan energi terbarukan, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan demikian pada 2025 Indonesia harus mencapai 23% dari seluruh pemakaian energi, dan sekarang masih 7%. Jika Indonesia...