Langsung ke konten utama

Ori Green Koptan Wisata Edukasi dan Hijau Tulungagung

Ori Green merupakan destinasi wisata yang dikelola oleh Koperasi Petani (KOPTAN) Garden Desa Sendang, sebagai pengembangan dari usaha yang sudah dimiliki oleh Koperasi Petani (KOPTAN) Garden sebelumnya yaitu produk susu dan air mineral. Memang, Koperasi Petani (KOPTAN) Garden merupakan salah satu koperasi petani yang sukses di Tulungagung. Banyak mahasiswa yang melakukan penelitian di koperasi ini sebagai bahan penyelesaian tugas akhir atau skripsi. Menurut informasi yang saya dapatkan, wisata Ori Green dibuka untuk umum pada tanggal 18 Juni 2018 atau tepat pada hari ke 4 lebaran idul fitri tahun 2018. Untuk bisa masuk ke dalam destinasi wisata Ori Green harga tiketnya cukup murah yaitu hanya Rp 15.000,- saja untuk satu orang. Dengan harga tiket yang hanya Rp 15.000,- tersebut, Anda dapat menikmati beberapa fasilitas yang sudah disediakan seperti:

1. Water Boom

2. Kolam Renang Anak-Anak

3. Kolam Renang Dewasa

4. Taman

5. Kuliner

6. Panggung Hiburan


Lokasi dan Rute Menuju Ori Green Koptan Tulungagung Untuk lokasi Ori Green Koptan berada di Desa Sendang, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Dari pusat kota Tulungagung lokasi tersebut berjarak sekitar 25km dengan waktu tempuh kurang lebih 1 sampai 2 jam. Untuk kamu yang melakukan perjalanan dari kabupaten Tulungagung kamu bisa mengambil rute menuju kabupaten Trenggalek sampai menemukan perempatan lampu merah Jetaan belok ke kanan.. Dari sana kamu hnaya perlu jalan lurus sampai menemukam lampu merah Cuiri. Perjalanan dilanjutkan dengan melewati jalur utara, sekitar 5km dari lampu merah kamu akan menemukan petunjuk arah menuju Ori Green Koptan Tulungagung. Perjalanan menuju tempat wisata ini hampir sama dengan jalan yang ada di daerah Pujon, Batu. Tidak hanya akses jalannya saja bahkan suasana di sepanjang jalan juga hampir sama. Sejuk, dingin dan indah itulah yang akan kamu rasakan selama perjalanan.




Harga Tiket Masuk Ori Green Koptan Tulungagung Sebelum melihat keindahan Ori Green Koptan Tulungagung ini kamu harus membeli tiket seharga 15 ribu rupiah per orang. Selain harga tiket kamu juga akan dikenakan biaya parkir sebesar3 ribu rupiah untuk motor dan 5 ribu rupiah untuk parkir mobil. Dengan tiket seharga 15 ribu rupiah tersebut rupanya kamu juga akan mendapatkan 1 bungkus susu yang dikemas pada cup kecil dan segelas air mineral. Air mineral tersebut merupakan hasil produksi sendiri. Berwisata tidak hanya sekedar pergi jalan-jalan saja akan tetapi berwisata juga mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan. Nah itulah informasi menarik seputar tempat wisata yang ada di Tulungagung. Untuk kamu yang bingung mau pergi kemana pada weekend kali ini, Ori Green Koptan Tulungagung ini lah jawabannya. Dengan tarif yang murah meriah kamu sudah bisa menikmati suasana sejuk sembari bermain wahana air sepuasnya.




Tak hanya taman bunga di tempat wisata ini juga dilengkapi dengan fasilitas menarik mulai dari Water boom, kolam anak-anak, kolam orang dewasa, kantin,panggung hiburan sampai layanan kesehatan. Untuk kolamnya sendiri mempunyai kedalaman yang beragam. Walaupun ada kolam khusus anak yang tidak dalam bagi para orang tua dihimbau untuk tetap mempehatikan buah hatinya. Untuk kamu yang hobi berenang jangan lupa untuk mampir ke Ori Green Koptan Tulungagung ini. Berenang memang sangat menyenangkan, namun ketika sedang asyik bernang tiba-tiba dilanda kram sangatlah tidak enak. Untuk kalian yang mengalami cidera seperti kram kamu tak perlu khawatir karena di tempat wisata ini juga sudah dilengkapi dengan layanan kesehatan. Setelah puas bermain air dan perut keroncongan, kamu bisa mampir ke kantin yang menjual aneka makanan. Harga aneka makanan di kantin ini juga tidak terlalu mahal.

Source : Pesona Tulungagung



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Shalat Subuh Berjamaah, Yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang

?Shalat Subuh berjamaah memiliki banyak keutamaan yang luar biasa, berikut ini sebagian keutamaan yang terdapat di dalamnya: 1. Mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. ?Shalat Subuh berjamaah berpeluang mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. Sebab, aktivitas yang dilaksanakan pada waktu pagi, terlebih aktivitas wajib dan dilaksanakan berjamaah seperti shalat Subuh, telah didoakan agar mendapatkan berkah. Yang mendoakannya adalah Rasulullah shallallahualaihiwasallam: Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibn Majah) 2. Mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat. ?Kondisi pada waktu subuh umumnya masih gelap, walau dengan penerangan listrik yang ada. Namun, dengan kondisi seperti itulah justru terdapat ganjaran yang besar dari Allah Ta�ala bagi manusia-manusia yang menuju masjid buat melaksanakan shalat dengan cahaya yang sempurna di hari Kiamat kelak, dalam hadits disebutkan: ?Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu an...

SMABOY Sekolah Terbaik di Indonesia 6 Tahun Berturut Turut

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Boyolangu masih menjadi sekolah favorit . Hal itu dibuktikan dengan adanya pengumuman dari Kemendikbud berupa Daftar SMA terbaik di Indonesia. Bukan tanpa dasar Kemendikud kenapa SMAN 1 Boyolangu ini masuk sekolah terbaik di Indonesia, itu berdasarkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). SMAN 1 Boyolangu yang dikenal dengan prestasi akademiknya dan kegiatannya yang ekstra vaganza kini juga telah dibuktikan mengenai keunggulan alademiknya di Kab. Tulungagung. Sehingga bisa dikatakan SMAN 1 Boyolangu dapat mempertahankan dan kembali ke masa kejayaan yaitu "pierce in heyday". Ternyata sekolah yang kini di bawah pengelolaan Kepala Sekolah Abdul Rouf, M.Pd, adalah sekolah yang mampu mempertahankan IIUN dengan nilai 92 � 99 selama enam (6) tahun berturut-turut. Semoga tahun ini juga masih bisa berjaya. �Sudah sewarjanya jika warga Tulungagung merasa bangga dengan sekolah kita ini, karena masuk dalam daftar sekolah terbaik di Indonesia dan lulusann...

Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Penggunaan energi fosil (minyak dan gas) yang kian bertambah berbanding lurus dengan ancaman pemanasan global. Persoalan lingkungan itulah yang menjadi fokus perhatian LDII. Untuk itu, LDII mengingatkan pemerintah untuk menjalankan Paris Agreement (Kesepakatan Paris). Konferensi ini lahir dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim PBB ke-21, yang di adakan pada 30 November - 12 Desember 2015. LDII perlu mengingatkan pemerintah, karena pada 31 Oktober 2016, Indonesia berkomitmen terhadap Paris Agreement dan meratifikasinya untuk membuat UU No. 16 Tahun 2016 Tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim). Ratifikasi ini mengharuskan Indonesia menggunakan energi terbarukan, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan demikian pada 2025 Indonesia harus mencapai 23% dari seluruh pemakaian energi, dan sekarang masih 7%. Jika Indonesia...