Langsung ke konten utama

Pro Kontra Piala Dunia Qatar 2022



Qatar sebuah negara semenanjung di Teluk Persia. Negara hanya berpopulasi sekitar 2,5 juta penduduk. Mereka secara kontroversial memenangkan hak menjadi tuan rumah pada tahun 2010.



             Ada isu suap sehingga memicu pembicaraan kemungkinan penunjukkannya dibatalkan, meski hingga kini tak terbukti. Dalam pembangunan stadion, negara ini juga disorot karena dianggap melakukan praktik tak sehat mengarah pada "perbudakan" tenaga kerja.


             Untuk pertama kalinya pula, Piala Dunia empat tahun mendatang dipastikan tidak akan diadakan selama bulan Mei, Juni atau Juli karena Qatar dikelilingi oleh gurun dan suhu musim panas dapat mencapai 45 derajat celcius. Oleh karena itu, FIFA l mengonfirmasi Piala Dunia 2022 akan digelar mulai 21 November 2022, meskipun Qatar tetap bersuhu 24 derajat pada November dan 20 derajat saat Desember.



              Tanggal yang tidak seperti biasanya membuat Piala Dunia akan jatuh selama jadwal pertandingan mayoritas liga-liga di Eropa berlangsung. Konsekuensinya, Piala Dunia 2022 akan berlangsung selama kurang dari 28 hari. Finalnya sendiri akan dimainkan pada 18 Desember.



Perubahan waktu pelaksanaan ini juga berimbas bagi Liga Inggris yang biasanya terdapat �boxing day� di penghujung tahun. Kepala eksekutif Premier League, Richard Scudamore, mengatakan prioritasnya adalah menjaga pertandingan hiburan natal dan tahun baru tersebut tetap utuh. FIFA sendiri saat ini masih berusaha untuk membuat keputusan yang menguntungkan kedua belah pihak.


Source : Berita Internet


Baca juga : Nmax vs Pcx, Mana Pilihan Anda?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Shalat Subuh Berjamaah, Yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang

?Shalat Subuh berjamaah memiliki banyak keutamaan yang luar biasa, berikut ini sebagian keutamaan yang terdapat di dalamnya: 1. Mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. ?Shalat Subuh berjamaah berpeluang mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. Sebab, aktivitas yang dilaksanakan pada waktu pagi, terlebih aktivitas wajib dan dilaksanakan berjamaah seperti shalat Subuh, telah didoakan agar mendapatkan berkah. Yang mendoakannya adalah Rasulullah shallallahualaihiwasallam: Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibn Majah) 2. Mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat. ?Kondisi pada waktu subuh umumnya masih gelap, walau dengan penerangan listrik yang ada. Namun, dengan kondisi seperti itulah justru terdapat ganjaran yang besar dari Allah Ta�ala bagi manusia-manusia yang menuju masjid buat melaksanakan shalat dengan cahaya yang sempurna di hari Kiamat kelak, dalam hadits disebutkan: ?Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu an...

SMABOY Sekolah Terbaik di Indonesia 6 Tahun Berturut Turut

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Boyolangu masih menjadi sekolah favorit . Hal itu dibuktikan dengan adanya pengumuman dari Kemendikbud berupa Daftar SMA terbaik di Indonesia. Bukan tanpa dasar Kemendikud kenapa SMAN 1 Boyolangu ini masuk sekolah terbaik di Indonesia, itu berdasarkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). SMAN 1 Boyolangu yang dikenal dengan prestasi akademiknya dan kegiatannya yang ekstra vaganza kini juga telah dibuktikan mengenai keunggulan alademiknya di Kab. Tulungagung. Sehingga bisa dikatakan SMAN 1 Boyolangu dapat mempertahankan dan kembali ke masa kejayaan yaitu "pierce in heyday". Ternyata sekolah yang kini di bawah pengelolaan Kepala Sekolah Abdul Rouf, M.Pd, adalah sekolah yang mampu mempertahankan IIUN dengan nilai 92 � 99 selama enam (6) tahun berturut-turut. Semoga tahun ini juga masih bisa berjaya. �Sudah sewarjanya jika warga Tulungagung merasa bangga dengan sekolah kita ini, karena masuk dalam daftar sekolah terbaik di Indonesia dan lulusann...

Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Penggunaan energi fosil (minyak dan gas) yang kian bertambah berbanding lurus dengan ancaman pemanasan global. Persoalan lingkungan itulah yang menjadi fokus perhatian LDII. Untuk itu, LDII mengingatkan pemerintah untuk menjalankan Paris Agreement (Kesepakatan Paris). Konferensi ini lahir dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim PBB ke-21, yang di adakan pada 30 November - 12 Desember 2015. LDII perlu mengingatkan pemerintah, karena pada 31 Oktober 2016, Indonesia berkomitmen terhadap Paris Agreement dan meratifikasinya untuk membuat UU No. 16 Tahun 2016 Tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim). Ratifikasi ini mengharuskan Indonesia menggunakan energi terbarukan, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan demikian pada 2025 Indonesia harus mencapai 23% dari seluruh pemakaian energi, dan sekarang masih 7%. Jika Indonesia...