Eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.
Contoh-contoh tulisan eksposisi adalah berita di koran dan petunjuk penggunaan.
Langkah-langkah Menyusun Paragraf Proses Pola pengembangan karangan eksposisi bisa bermacam-macam, di antaranya pola pengembangan proses. Paragraf proses itu menyangkut jawaban atas pertanyaan bagaimana bekerjanya, bagaimana mengerjakan hal itu (membuat hal ini), bagaimana barang itu disusun, bagaimana hal itu terjadi. Berikut langkah penulisannya: Penulis harus mengetahui perincian secara menyeluruh. Membagi perincian atas tahap tahap kejadiannya. Bila tahap-tahap kejadian ini berlangsung dalam waktu yang berlainan, penulis harus memisahkan dan mengurutkannya secara kronologis.
Struktur Teks Eksposisi:
1. Tesis Tesis merupakan bagian awal dari penulisan paragraf eksposisi . Tesis berisikan pendapat penulis secara pribadi terkait topik yang akan dibahas pada paragraf tersebut. Bagian tesis sering pula disebut sebagai bagian pembukaan dari teks tersebut.
2. Argumentasi Struktur teks eksposisi berikutnya dikenal dengan istilah argumentasi. Struktur ini berisikan berbagai macam pendapat yang dapat memperkuat pernyataan dari penulis sebelumnya. Pada bagian penulis dapat menggunakan berbagai sumber untuk memperkuat pernyataannya tersebut. Bisa dari hasil penelitian para peneliti, maupun dari pendapat para pakar di bidangnya. Sehingga sumber-sumber tersebut dapat memperkuat pendapat pribadi dari penulis sendiri.
3. Penegasan Kembali Setelah dinyatakan argumentasi terkait topik tersebut, maka perlu adanya penegas kembali penyataan sebelumnya. Sehingga dengan penegasan tersebut, pembaca benar-benar dapat memahami sepenuhnya isi/ informasi dari teks tersebut. Struktur ini sering pula di sebut dengan kesimpulan dan biasanya terletak di akhir dari teks tersebut.
Kaidah Teks Eksposisi: Berikut ini beberapa kaidahnya yang perlu Anda ketahui.
1. Konjungsi Konjungsi merupakan bentuk kata penghubung yang biasa digunakan pada teks jenis eksposisi. Kata penghubung ini sendiri begitu banyak, ada yang menunjukkan waktu, gabungan, penjelasan, perbandingan , dan beberapa jenis kata lainnya. Misalnya kata penghubung waktu berupa �Setelah, Kemudian, Lalu�, serta kata penghubung perbandingan, seperti �Bagai, Serupa�.
2. Pronomina Kaidah kedua dari teks jenis eksposisi ini adalah pronomina. Pronomina sendiri merupakan kata ganti. Pronomina terdiri atas dua jenis, yaitu Kata ganti untuk menunjukkan orang (Persona) dan kata ganti yang menunjukkan bukan orang (non-persona). Kata Persona dapat berupa �Kamu, Dia, Ia, Saya�, sementara kata non-Persona dapat berupa �Di sana, Di sini, Di situ�.
3. Leksikal Leksikal sendiri merupakan jenis kata yang menunjukkan Kata Kerja, Kata Benda, Kata Sifat dan juga Kata Keterangan. Kata kerja merupakan kata yang menunjukkan suatu proses ataupun keadaan yang sedang berlangsung, misalnya membaca, menulis, berlari, dan sebagainya. Kata benda ialah kaya yang menunjukkan suatu objek tertentu seperti Meja, Kasur, Rumah, dan sebagainya. Sementara kata sifat dapat berupa Cantik, Menawan, Buruk, Baik, dan kata keterangan dapat berupa Malam, Siang, Di sana, Di situ.
Macam � Macam Teks Eksposisi ,secara umum, teks eksposisi memiliki beberapa jenis, diantaranya yaitu teks Ilustrasi, Berita, Perbandingan, Definisi, dan juga teks analisis:
1. Teks ilustrasi merupakan jenis teks yang mendeskripsikan suatu pokok bahasan untuk dapat dipahami oleh pembaca. Kemudian teks berita ialah jenis eksposisi yang menyuguhkan informasi tentang suatu fenomena yang terjadi.
2. Teks perbandingan ialah paragraf eksposisi yang berisikan suatu pokok bahasan yang membandingkan beberapa hal tertentu.
3. Teks definisi ialah teks yang memuat informasi tentang pengertian dari suatu objek.Contoh teks eksposisi definisi tentang pengertian manajemen. Teks tersebut menjelaskan bahwa manajemen merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh seseorang dalam mengelola sebuah lembaga/ instansi tertentu.
4. Teks analisis ialah teks yang berisikan penganalisaan suatu pokok bahasan yang dibuat ke dalam beberapa sub pokok bahasan. Di samping memiliki jenis, teks jenis eksposisi ini juga memiliki kaidah tersendiri.
CONTOH TEKS EKSPOSISI:
Tubuh dan otak manusia merupakan organ utama yang sangat rentan terkena virus. Ketahanan organ lain manusia bergantung pada kondisi fisik tubuh dan fikiran. Ketika tubuh manusia sudah tidak mampuvmentolerir virus dari luar maka, organ vital lainnya yang berada didalam tubuh juga akan terserang virus. Itulah mengapa kesehatan tubuh sangat penting dilakukan. Begitu juga ketika fikiran manusia terganggu atau kelelahan maka organ yang lain juga akan terganggu.
Salah satu cara menjaga kesehatan tubuh dan memelihara fungsi otak yang paling lazim dan praktis adalah membiarkan kedua organ utama tubuh kita beristirahat sesuai dengan anjuran kesehatan. Tubuh manusia jika diibaratkan dengan benda, sama halnya dengan barang elektronik lainnya yang apabila terus-terusan digunakan akan menyebabkan kerusakan. Seseorang yang berfikir terlalu sering juga akan menjadibebanfikiran yang berimplikasi terhadap kesehatan.
Tidur merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dapat mengistirahatkan tubuh dan otak manusia. Manusia dianjurkan tidur minimal 6 jam perharinya untuk tetap menjaga fungsi organ tubuh dan otak. Terbukti ketika seseorang mengalami kekurangan tidur maka tubuhnya akan terasa sakit dan kepala yang terasa aagak berat. Hal tersebut dirasakan karena tubuh dan otak tidak menerima istirahat yang cukup.
Ketika kita tertidur, organ dan otak akan memperbaiki dirinya sendiri dan mengembalikan stamina dan energi yang terkuras selama kita terbangun.
Orang yang memiliki kebiasan tidur larut malam bahkan begadang semalaman rentan terkena penyakit berbahaya. Penelitian membuktikan bahwa orang yang memiliki kebiasan tersebut rentan terkena diabetes meskipun kadar gula yang mereka mengkonsumsi tiap harinya rendah.Ketika tidur pada malam hari, tubuh manusia memproduksi insulin yang berfungsi sebagai penyeimbang kadar gula dalam darah.
Meskipun tidur dianggap hal yang sepele namun kegiatan tersebut sangatlah penting untuk menjaga kesehatan harian manusia terutama orang-orang yang bekerja baik fisik dan otak pada siang harinya.
Source : Perpustakaan Ilmu


Komentar
Posting Komentar