Langsung ke konten utama

Tips Aman Disaat Mudik Menjelang Hari Raya


Mudik, mungkin semua orang sudah tau bahwa yang dilakukan setahun sekali menjelang hari raya, dari suatu wilayah perantauan ke kampung asal atau halaman untuk merayakan hari raya bersama keluarga tercinta, ada yang menaiki kendaraan umum seperti kereta api, bus, pesawat, kapal laut, bahkan mobil pribadi atau sepeda motor. Biasanya 7 hari sebelum hari raya atau H-7 itu sudah mulai padat jalan raya, jalan tol bahkan sampai terjadi kemacetan, antrian tiket yang sangat panjang, itu semua sudah tidak asing lagi ketika mendekati hari raya (Idul Fitri), yaitu mudik.
Berikut ancaman atau bahaya dalam melakukan mudik beserta tips-tips untuk menghindari dari ancaman atau bahaya mudik yang sering terjadi.



1 Kelelahan atau capek
Mungkin pemudik yang kampung halamannya jauh, sehingga memerlukan waktu perjalanan yang sangat lama, apalagi ditambah kemacetan karena padatnya arus mudik, itu sering terjadi kelelahan atau capek sehingga bisa membahayakan dirinya pemudik maupun pemudik yang lain, dan itu bisa memicu kecelakaan karena kurang terkendalinya saat mengemudi. Dengan kejadian seperti itu kami sarankan untuk beristirahat, jangan memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan apalagi yang melewati jalur tol bisa lebih bahaya lagi mungkin karena laju kendaraan yang sangat kencang, karena tubuh manusia memiliki sifat capek dan itu haknya tubuh untuk beristirahat, sehingga hal hal yang tidak diinginkan pun tidak terjadi dan aman. Pesan kami ketika beristirahat jangan di dalam mobil karena sangat bahaya, ketika beristirahat didalam mobil udara tidak bisa bergantian apalagi dengan menyalakan AC itu sangat berbahaya sekali. Karena racun di dalam udara semakin tinggi apalagi di tambahnya AC, dan terjadi yang tidak diinginkan itu jangan sampai saran kami supaya mencari tempat penginapan atau posko posko untuk beristirahat.

Baca juga : Hari Bumi 2019

2 Hipnotis 
Ketika melakukan perjalan jauh pasti tidak jarang di dalam lintas jalanan ada perbuatan perbuatan yang merugikan, termasuk hipnotis, saran kami bagi pemudik supaya lebih berhati hati dalam melakukan perjalananya, yaitu menjaga betul barang yang dibawa mudik, karena tidak ada yang tau apa yang terjadi di saat perjalanan, hindari orang orang yang mencurigakan saat di perjalanan biar tidak terjadi apa pada diri atau kehilangan barang yang berharga, maka supaya lebih waspada lagi untuk para pemudik.

3 Penipuan
Zaman sekarang sudah tidak jarang lagi yang namanya penipuan, apalagi di saat kita melakukan perjalanan, jenis penipuan sangat banyak mulai dari hal kecil sampai yang fatal, maka kami sarankan jangan sampai terkecoh dengan apa yang menarik, murah, dll.

4 Tertimpa benda asing
Disaat melakukan perjalanan kita pasti tidak akan tahu apa yang akan terjadi, seperti yang telah terjadi mobil lewat tol yang di atas ada jembatan penyebrangan terus disitu mobil tidak disangka dijatuhi batu besar sampai mobil rusak dan menelan korban, kami sarankan untuk lebih jeli dan hati hati dalam melakukan perjalanan, seperti juga pohon tumbang, tanah longsor, dll.

5 Kecelakaan
Seperti tidak menyimpang dari bahasan poin pertama, di saat melakukan perjalanan pasti ada resiko, seperti kecelakaan, penyebabnya banyak sekali, mulai dari diri sendiri dalam mengemudi, karena kelalaian orang lain, bahkan sampai kondisi jalur lalu lintas, saran kami supaya hati hati dan waspada saat di kendaraan, dan selalu ber Do'a meminta perlindungan dan keselamatan, karena sangat penting, dan harapan bisa ketemu keluarga di kampung halaman bisa terwujud dan merayakan hari raya bersama keluarga.

Semoga bisa membantu dan manfaat bagi anda.
source: asc.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Shalat Subuh Berjamaah, Yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang

?Shalat Subuh berjamaah memiliki banyak keutamaan yang luar biasa, berikut ini sebagian keutamaan yang terdapat di dalamnya: 1. Mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. ?Shalat Subuh berjamaah berpeluang mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. Sebab, aktivitas yang dilaksanakan pada waktu pagi, terlebih aktivitas wajib dan dilaksanakan berjamaah seperti shalat Subuh, telah didoakan agar mendapatkan berkah. Yang mendoakannya adalah Rasulullah shallallahualaihiwasallam: Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibn Majah) 2. Mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat. ?Kondisi pada waktu subuh umumnya masih gelap, walau dengan penerangan listrik yang ada. Namun, dengan kondisi seperti itulah justru terdapat ganjaran yang besar dari Allah Ta�ala bagi manusia-manusia yang menuju masjid buat melaksanakan shalat dengan cahaya yang sempurna di hari Kiamat kelak, dalam hadits disebutkan: ?Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu an...

SMABOY Sekolah Terbaik di Indonesia 6 Tahun Berturut Turut

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Boyolangu masih menjadi sekolah favorit . Hal itu dibuktikan dengan adanya pengumuman dari Kemendikbud berupa Daftar SMA terbaik di Indonesia. Bukan tanpa dasar Kemendikud kenapa SMAN 1 Boyolangu ini masuk sekolah terbaik di Indonesia, itu berdasarkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). SMAN 1 Boyolangu yang dikenal dengan prestasi akademiknya dan kegiatannya yang ekstra vaganza kini juga telah dibuktikan mengenai keunggulan alademiknya di Kab. Tulungagung. Sehingga bisa dikatakan SMAN 1 Boyolangu dapat mempertahankan dan kembali ke masa kejayaan yaitu "pierce in heyday". Ternyata sekolah yang kini di bawah pengelolaan Kepala Sekolah Abdul Rouf, M.Pd, adalah sekolah yang mampu mempertahankan IIUN dengan nilai 92 � 99 selama enam (6) tahun berturut-turut. Semoga tahun ini juga masih bisa berjaya. �Sudah sewarjanya jika warga Tulungagung merasa bangga dengan sekolah kita ini, karena masuk dalam daftar sekolah terbaik di Indonesia dan lulusann...

Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Penggunaan energi fosil (minyak dan gas) yang kian bertambah berbanding lurus dengan ancaman pemanasan global. Persoalan lingkungan itulah yang menjadi fokus perhatian LDII. Untuk itu, LDII mengingatkan pemerintah untuk menjalankan Paris Agreement (Kesepakatan Paris). Konferensi ini lahir dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim PBB ke-21, yang di adakan pada 30 November - 12 Desember 2015. LDII perlu mengingatkan pemerintah, karena pada 31 Oktober 2016, Indonesia berkomitmen terhadap Paris Agreement dan meratifikasinya untuk membuat UU No. 16 Tahun 2016 Tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim). Ratifikasi ini mengharuskan Indonesia menggunakan energi terbarukan, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan demikian pada 2025 Indonesia harus mencapai 23% dari seluruh pemakaian energi, dan sekarang masih 7%. Jika Indonesia...