Langsung ke konten utama

Uang Muncul Dari Masalah


Pada awalnya manusia belum mengenal pertukaran atau sistem barter. Setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannya sendiri. Manusia berburu ketika ia lapar, membuat pakaiannya sendiri, mencari buah-buahan untuk dikonsumsi sendiri. Jika di sederhana kan apa yang didapatkan sesuai dengan apa yang diusahakannya sendiri.

Sistem ini lama-kelamaan menjadi masalah karena manusia membutuhkan banyak hal lain yang ia tidak mampu penuhi sendiri. Di situlah muncul sistem bernama "Barter".


Semua dari anda mungkin sudah tahu sistem ini. Ya, ini adalah sistem Tukar-Menukar.  Metode ini bertahan cukup lama karena jumlah manusia yang belum terlalu banyak ditambah ilmu pengetahuan yang belum berkembang seperti saat ini.



"Masalah" ini kembali memicu daya pikir manusia untuk menemukan solusi dan akhirnya ditemukan lah sebuah sistem di mana tukar menukar itu diwakilkan oleh satu alat saja.

Baca juga : 5 Sukses di Bulan Ramadhan

Singkat cerita lahirlah "uang" yang sampai saat ini menjadi sesuatu yang sering diperbincangkan dan hampir tak ada habisnya.

Awalnya uang ini hanya berbentuk uang logam, logam dipilih sebagai alat tukar yang tinggi karena digemari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah tanpa mengurangi nilai dan mudah dipindah-pindahkan.


Dari keterangan diatas kita dapat dengan mudah menyimpulkan bahwa : "Uang adalah solusi dari tahapan-tahapan masalah yang manusia hadapi dalam hidupnya. Dari mulai kesulitan memenuhi kebutuhan yang kompleks sampai kesulitan untuk membawa alat tukar menukar yang semakin hari semakin tidak bisa dibawa lagi.

Nah, sobatku di awal ulasan ini saja sebenarnya kita mulai bisa menyimpulkan dengan sederhana, " jika ingin banyak Uang, maka jadilah Solusi bagi semua Masalah yang ada".


Uang adalah alat tukar Nilai Tambah, jika ingin banyak uang maka perbanyaklah Nilai Tambah pada diri Anda


Baca juga : Keutamaan Malam Lailatul Qodar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Shalat Subuh Berjamaah, Yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang

?Shalat Subuh berjamaah memiliki banyak keutamaan yang luar biasa, berikut ini sebagian keutamaan yang terdapat di dalamnya: 1. Mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. ?Shalat Subuh berjamaah berpeluang mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. Sebab, aktivitas yang dilaksanakan pada waktu pagi, terlebih aktivitas wajib dan dilaksanakan berjamaah seperti shalat Subuh, telah didoakan agar mendapatkan berkah. Yang mendoakannya adalah Rasulullah shallallahualaihiwasallam: Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibn Majah) 2. Mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat. ?Kondisi pada waktu subuh umumnya masih gelap, walau dengan penerangan listrik yang ada. Namun, dengan kondisi seperti itulah justru terdapat ganjaran yang besar dari Allah Ta�ala bagi manusia-manusia yang menuju masjid buat melaksanakan shalat dengan cahaya yang sempurna di hari Kiamat kelak, dalam hadits disebutkan: ?Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu an...

SMABOY Sekolah Terbaik di Indonesia 6 Tahun Berturut Turut

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Boyolangu masih menjadi sekolah favorit . Hal itu dibuktikan dengan adanya pengumuman dari Kemendikbud berupa Daftar SMA terbaik di Indonesia. Bukan tanpa dasar Kemendikud kenapa SMAN 1 Boyolangu ini masuk sekolah terbaik di Indonesia, itu berdasarkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). SMAN 1 Boyolangu yang dikenal dengan prestasi akademiknya dan kegiatannya yang ekstra vaganza kini juga telah dibuktikan mengenai keunggulan alademiknya di Kab. Tulungagung. Sehingga bisa dikatakan SMAN 1 Boyolangu dapat mempertahankan dan kembali ke masa kejayaan yaitu "pierce in heyday". Ternyata sekolah yang kini di bawah pengelolaan Kepala Sekolah Abdul Rouf, M.Pd, adalah sekolah yang mampu mempertahankan IIUN dengan nilai 92 � 99 selama enam (6) tahun berturut-turut. Semoga tahun ini juga masih bisa berjaya. �Sudah sewarjanya jika warga Tulungagung merasa bangga dengan sekolah kita ini, karena masuk dalam daftar sekolah terbaik di Indonesia dan lulusann...

Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Penggunaan energi fosil (minyak dan gas) yang kian bertambah berbanding lurus dengan ancaman pemanasan global. Persoalan lingkungan itulah yang menjadi fokus perhatian LDII. Untuk itu, LDII mengingatkan pemerintah untuk menjalankan Paris Agreement (Kesepakatan Paris). Konferensi ini lahir dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim PBB ke-21, yang di adakan pada 30 November - 12 Desember 2015. LDII perlu mengingatkan pemerintah, karena pada 31 Oktober 2016, Indonesia berkomitmen terhadap Paris Agreement dan meratifikasinya untuk membuat UU No. 16 Tahun 2016 Tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim). Ratifikasi ini mengharuskan Indonesia menggunakan energi terbarukan, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan demikian pada 2025 Indonesia harus mencapai 23% dari seluruh pemakaian energi, dan sekarang masih 7%. Jika Indonesia...