Langsung ke konten utama

Saatnya Berubah (Tentang Uang)


Anda tidak akan bisa merubah keuangan anda, sebelum cara berpikir, merasakan dan bertindak anda berubah terlebih dahulu

Kali ini saya akan coba mengkombinasikan antara Change Management oleh bukunya Jhon P. Kotter berjudul Leading Change yang biasa digunakan oleh organisasi atau perusahaan ke dalam diri sendiri. Agar perubahan itu benar-benar bisa kita praktek kan bersama. Karena saya yakin dan percaya, jika sikap mental anda berubah maka keuangan anda juga akan ikut berubah. Karena sukses dan kaya adalah akibat dari sebab yang anda bangun setiap hari. Jhon P. Kotter yang dikenal sebagai bapak Change Management membuat 8 langkah perubahan yang biasa disebut dengan 8 steps to Change. Ayo kita mulai, tapi ingat ya. Biasakan anda mencatat nya di dalam hati dan perasaan serta pikiran anda. Agar ilmu-ilmu ini bisa anda praktekkan, karena tak akan ada perubahan tanpa tindakan nyata. Saatnya keluar dari jebakan "zona nyaman" yaitu kebiasaan buruk yang sulit diubah.


1. Create sense of urgency (Ciptakan kebutuhan yang mendesak)
Strategi ini bisa dimulai dengan pembicaraan terbuka di dalam diri (selftalk)
Berbicaralah secara terbuka dengan diri sendiri. Apa kekurangan yang bener-bener berulang dilakukan dan memang berdampak tidak baik. Biasanya proses ini akan diganggu oleh "pembenaran" atas ketidakmampuan dan " kambing hitam " yang dengan sengaja kita cari sendiri untuk menutupi kelemahan kita.

2. Form a powerfull coalition (Membentuk Koalisi yang Kuat)
Carilah "tokoh kunci" bagi perubahan yang anda inginkan. Biasanya saya menggunakan mentor atau guru sebagai teman yang memaksa saya untuk disiplin akan perubahan itu. Tapi tetap hati-hati ya, karena tidak semua guru punya visi yang besar dan niat yang jernih untuk memajukan muridnya.

3. Create a Vision for Change (Membuat Visi untuk Perubahan)
Dalam membuat perubahan yang berkepanjangan dalam diri anda harus memiliki visi jangka panjang yang menantang. Karena ini akan mempertahankan perubahan yang anda bangun secara perlahan. Jadi ketika dalam proses perubahan kebiasaan dan di tengah jalan anda jenuh, maka Visi inilah yang akan berkata kepada anda "Ayo lanjut lagi, ini baru dimulai"
Contoh : Kenapa anda harus berhemat dan mengeluarkan uang untuk hal yang penting saja ? Karena sikap hemat ini akan menjadikan anda pemimpin dengan ekonomi yang kuat. Dan ekonomi yang kuat akan membuat anda layak memimpin orang banyak, membentuk sebuah peradaban dan menjadi pemicu bagi peristiwa-peristiwa besar di dunia. Waw !!
Visi yang besar dan kuat akan memicu anda menjadi orang besar yang layak di amanah kan sebuah jabatan ataupun posisi penting bagi kehidupan orang banyak.

Baca juga : Memberi Arti Positif Pada Uang

4. Communicate Vision (Komunikasi Visi dengan Jelas)
Sebagai orang dengan mimpi dan target besar tadi, maka anda WAJIB berani menyampaikan visi itu kepada orang lain. Memang terdengar "aneh" bahkan "gila". Tapi semua orang-orang terbaik yang hari ini namanya dibicarakan dunia adalah orang-orang yang berani mengkomunikasikan Visi mereka dan akhirnya menjadi sejarah besar di dunia.
Lihat saja Mark Zuckerberg yang memimpin Facebook, Larry Page dan Sergey Brin yang memimpinkan mesin pencari bernama Google.
Siapa .mereka dahulu ? Mungkin hanya orang biasa.
Tapi siapa mereka hari ini ? Semua orang membicarakan mereka. Karena mereka menciptakan sesuatu yang besar dengan visi yang besar serta memperjuangkan nya sampai tetes darah penghabisan. Komunimasikan Visi anda !

5. Remove of Obstacle (Hilangkan semua Hambatan)
Sudah pastilah setiap perubahan akan memiliki hambatan masing-masing. Anda akan diajak untuk kembali ke dalam kebiasaan lama. Contoh : ketika anda punya kebiasaan belanja sesuatu tanpa menghitung apakah barang itu perlu atau tidak. Kemudian anda ingin merubah kebiasaan itu, maka anda akan dihambat oleh banyak hal seperti teman yang mengejek, mengolok ataupun mengucilkan anda dan menangkap anda "Sok pinter", "Sok suci" dan sejenisnya.
Teruslah maju, Hilangkan semua Hambatan !

6. Create Short Term Wins (Ciptakan kemenangan jangka pendek)
Agar anda memiliki perubahan yang bertumbuh, maka anda harus memiliki target target kecil kemudian dilanjutkan secara bertahap.
Contoh : jika anda ingin merubah kebiasaan "boros". Maka anda harus mulai dengan sebagiannya dulu, kemudian dikurangi lagi dan dikurangi lagi. Kemenangan kecil ini akan memicu kemenangan lainnya.

7.  Build on the Change (Terus membangun perubahan)
Tidak boleh "cepat puas" untuk sebuah perubahan besar. Anda harus fokus melakukan standar baru atau target target baru menuju pribadi yang lebih tangguh mengatur keuangan.

8. Anchor the Change in Corporate (Tanamkan ini dalam budaya perubahan)
Dalam hal ini Kotter ingin menyampaikan bahwa perubahan itu harus di validasi menjadi "Kebiasaan". Yang awalnya tidak nyaman, tidak nyaman dan akhirnya jadi terbiasa. Di sinilah perubahan itu menjadi kebiasaan baru yang akhirnya meninggalkan kebiasaan lama.

Agar anda mudah menghafal nya, saya beri gambarannya :









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Shalat Subuh Berjamaah, Yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang

?Shalat Subuh berjamaah memiliki banyak keutamaan yang luar biasa, berikut ini sebagian keutamaan yang terdapat di dalamnya: 1. Mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. ?Shalat Subuh berjamaah berpeluang mendapatkan berkah dari Allah Ta�ala. Sebab, aktivitas yang dilaksanakan pada waktu pagi, terlebih aktivitas wajib dan dilaksanakan berjamaah seperti shalat Subuh, telah didoakan agar mendapatkan berkah. Yang mendoakannya adalah Rasulullah shallallahualaihiwasallam: Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibn Majah) 2. Mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat. ?Kondisi pada waktu subuh umumnya masih gelap, walau dengan penerangan listrik yang ada. Namun, dengan kondisi seperti itulah justru terdapat ganjaran yang besar dari Allah Ta�ala bagi manusia-manusia yang menuju masjid buat melaksanakan shalat dengan cahaya yang sempurna di hari Kiamat kelak, dalam hadits disebutkan: ?Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu an...

SMABOY Sekolah Terbaik di Indonesia 6 Tahun Berturut Turut

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Boyolangu masih menjadi sekolah favorit . Hal itu dibuktikan dengan adanya pengumuman dari Kemendikbud berupa Daftar SMA terbaik di Indonesia. Bukan tanpa dasar Kemendikud kenapa SMAN 1 Boyolangu ini masuk sekolah terbaik di Indonesia, itu berdasarkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). SMAN 1 Boyolangu yang dikenal dengan prestasi akademiknya dan kegiatannya yang ekstra vaganza kini juga telah dibuktikan mengenai keunggulan alademiknya di Kab. Tulungagung. Sehingga bisa dikatakan SMAN 1 Boyolangu dapat mempertahankan dan kembali ke masa kejayaan yaitu "pierce in heyday". Ternyata sekolah yang kini di bawah pengelolaan Kepala Sekolah Abdul Rouf, M.Pd, adalah sekolah yang mampu mempertahankan IIUN dengan nilai 92 � 99 selama enam (6) tahun berturut-turut. Semoga tahun ini juga masih bisa berjaya. �Sudah sewarjanya jika warga Tulungagung merasa bangga dengan sekolah kita ini, karena masuk dalam daftar sekolah terbaik di Indonesia dan lulusann...

Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Penggunaan energi fosil (minyak dan gas) yang kian bertambah berbanding lurus dengan ancaman pemanasan global. Persoalan lingkungan itulah yang menjadi fokus perhatian LDII. Untuk itu, LDII mengingatkan pemerintah untuk menjalankan Paris Agreement (Kesepakatan Paris). Konferensi ini lahir dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim PBB ke-21, yang di adakan pada 30 November - 12 Desember 2015. LDII perlu mengingatkan pemerintah, karena pada 31 Oktober 2016, Indonesia berkomitmen terhadap Paris Agreement dan meratifikasinya untuk membuat UU No. 16 Tahun 2016 Tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim). Ratifikasi ini mengharuskan Indonesia menggunakan energi terbarukan, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan demikian pada 2025 Indonesia harus mencapai 23% dari seluruh pemakaian energi, dan sekarang masih 7%. Jika Indonesia...